Tahun ini adalah 50 tahun Honda, perusahaan otomotif dari Jepang, berkiprah di Amerika Serikat (AS). Untuk menyambutnya, selama tiga tahun Honda membawa ikonnya keliling AS. Ikon itu adalah Asimo, robot android kebanggaan Honda yang disebut-sebut sebagai robot android paling cerdas di muka bumi.Asimo telah menggebrak dengan memimpin sebuah orkestra di Detroit Symphony Orchestra's pada April 2008. Untuk memperbesar gaungnya, Januari lalu Honda mengarak replika Asimo setinggi 499 kaki di Pasadena, California. Tak hanya itu, perlakuan khusus untuk robot yang sudah dikembangkan sejak 1986 tersebut juga terlihat dari website resmi Asimo.
Ada apa dengan Asimo? Ternyata, robot yang punya kepanjangan nama Advanced Step in Innovative Mobility itu memiliki beberapa fitur baru yang layak dipamerkan. Rumornya, Honda akan segera memasarkan Asimo untuk konsumsi umum Maret mendatang.
Asimo terbaru yang akan di-launching pada 2009 ini jauh lebih cerdas daripada robot sebelumnya. Tahun 2005 adalah proses panjang Asimo untuk belajar tentang berbagai kemampuan manusia. Kemampuan itu meliputi penunjuk jalan dengan menggandeng orang tersebut hand to hand, membawakan jamuan untuk tamu dengan menjaga keseimbangannya, menyapa orang, menaiki tangga, berjabat tangan, dan berbagai kemampuan lain.
Produk terbaru Asimo ditambah dengan kemampuan berlari berkecepatan 6 km/jam. Kakinya lebih lentur untuk digerakkan dengan jangkauan yang lebih dinamis. Fitur sensor-sensornya juga makin disempurnakan.
Menjelang peluncuran untuk konsumsi umum, seperti yang sudah dikatakan di atas, Honda telah meng-upgrade website Asimo. Jangan menganga tak percaya saat melihat kemampuan Asimo. Robot setinggi 1,3 meter itu memang sangat canggih.
Kita runut dari atas hingga bawah. Asimo memiliki "kepala" yang berbentuk seperti helm. Di kepala itu terdapat kamera yang berfungsi sebagai mata dan mikrofon sebagai telinga dan mulut. Dengan peranti itu, Asimo mampu mengidentifikasi orang, menyapanya, melihat perintah dari gestur dan suaranya.
Bagian tangannya punya 34 derajat kebebasan. Asimo bisa melakukan apa saja dengan kemampuan tangan seperti itu. Melakukan gerakan seperti orang terbang, bersalaman dengan gerakan mengocok, atau meraih benda-benda yang lebih tinggi daripadanya. Kelima jari Asimo bergerak seperti jari manusia, membuatnya menggenggam dengan sempurna.
Bentuk tubuh Asimo sudah disesuaikan sedemikian rupa, baik bagian punggung, kepala, maupun kaki. Dengan begitu, Asimo mampu diajak dansa bersama, dansa berputar-putar, dan melompat-lompat. Di kakinya yang kotak, terdapat sensor gravitasi yang membuat Asimo sulit jatuh. Tak lupa juga sistem keseimbangannya. Kemampuannya untuk naik tangga disuport teknologi i-walk.
Lalu, bagaimana kendali Asimo berjalan? Apakah matanya yang digunakan untuk menghindari tabrakan? Untuk urusan itu, Asimo lebih cerdas ketimbang kita. Mata Asimo yang berupa kamera itu juga menjadi pemandu Asimo. Namun, Asimo juga punya sensor ultrasonik beradius 3 meter yang ada di perut dan pantatnya. Ia mendeteksi pijakan langkahnya dengan sensor sejauh 2 meter tepat di depannya.
Jika dibandingkan dengan pendahulunya, bentuk asimo kali ini lebih futuristis. Di dadanya ada tiga lampu indikasi kesiapan Asimo. Hijau untuk baterai lemah, putih untuk siap beroperasi, dan merah untuk siap berjalan. (puz/bs/kkn)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar