Bagaimana cara menyampaikan pesan dengan hangat? SMS saja tak cukup, apalagi menempelkan note di pintu lemari es dengan magnet. Rasanya sudah terlalu biasa dan bisa saja tak terbaca. Pesan cinta untuk keluarga tercinta bisa disampaikan dengan hangat secara harfiah.
Cara itu bisa dilakukan dengan memakai toaster rancangan Shasa Tseng. Dengannya, kita bisa menghidangkan roti bakar hangat dengan pesan cinta kepada keluarga. Toaster mungil ini hanya bisa diisi satu roti. Ia dihubungkan dengan listrik untuk memperoleh energi panasnya. Bagian paling sensitif panas ada di atas, tempat kita menulis pesan.
Ia dilengkapi alat semacam pena yang kita gunakan untuk menulis pesan. Setelah pesan ditulis, tunggulah sebentar, lalu ambil roti dari toaster itu. Pesanmu sudah tertulis di atas roti dengan warna panggang lebih cokelat dari warna rotinya.
Untuk yang mau menghadapi ujian, tulis saja semua rumus di atasnya. Ingat-ingat kembali sembari sarapan. Lalu, makan rumus-rumus tersebut. Bersugestilah rumusnya sudah dicerna dan tersimpan erat di otakmu, he he he... (puz/yanko/kkn)
Cara itu bisa dilakukan dengan memakai toaster rancangan Shasa Tseng. Dengannya, kita bisa menghidangkan roti bakar hangat dengan pesan cinta kepada keluarga. Toaster mungil ini hanya bisa diisi satu roti. Ia dihubungkan dengan listrik untuk memperoleh energi panasnya. Bagian paling sensitif panas ada di atas, tempat kita menulis pesan.
Ia dilengkapi alat semacam pena yang kita gunakan untuk menulis pesan. Setelah pesan ditulis, tunggulah sebentar, lalu ambil roti dari toaster itu. Pesanmu sudah tertulis di atas roti dengan warna panggang lebih cokelat dari warna rotinya.
Untuk yang mau menghadapi ujian, tulis saja semua rumus di atasnya. Ingat-ingat kembali sembari sarapan. Lalu, makan rumus-rumus tersebut. Bersugestilah rumusnya sudah dicerna dan tersimpan erat di otakmu, he he he... (puz/yanko/kkn)
www.jawapos.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar